Agustus, Batas Akhir Naturalisasi Pemain untuk Timnas Basket

 

 

Ketua Umum Pengurus Besar Persatuan Bola Basket Seluruh Indonesia (PB Perbasi) Danny Kosasih berharap empat pemain terbaik yang akan dinaturalisasi sudah didapatkan paling lambat pada Agustus 2018.

Hal itu diungkapkan Danny menyusul rencana Perbasi yang akan menaturalisasi pemain dari Afrika guna meloloskan Indonesia menjadi peserta di Piala Dunia Basket 2023.

Meski menjadi tuan rumah Piala Dunia Basket 2023 bersama Jepang dan Filipina, Indonesia tak secara otomatis menjadi peserta. Indonesia harus lolos FIBA Asia 2021 lebih dulu. Untuk memenuhi target tersebut, Perbasi berencana melakukan naturalisasi.

“Ya, minimal Agustus lah sudah bisa didapatkan,” kata Danny di FX Sudirman, Jakarta, Selasa (10/4/2018).

Danny mengatakan, sampai saat ini timnya masih mencari 10 orang untuk diseleksi di Indonesia dan dipilih empat nama untuk masuk dalam tim nasional basket Indonesia.

“Sebenarnya tiga juga cukup, tapi empat lebih baik. Nanti setelah terpilih mereka menjadi milik Perbasi dan tidak boleh diambil klub Indonesia, seperti biasanya,” ujarnya.

“Mereka boleh bermain di luar negeri tapi jika timnas membutuhkan maka mereka wajiib kembali ke Indonesia,” sambung Danny.

Menyoal anggaran, Danny tidak secara detail mengungkapkan. Namun, dalam proses naturalisasi ini, selain dari anggaran PB Perbasi juga ada campur tangan swasta untuk membantu pembiayaan.

“Sementara anggaran dari pemerintah nanti untuk membiayai pelaksanaan pelatnas. Tapi naturalisasi itu dari pengurus basket, juga peran swasta,” sebutnya.

Both comments and pings are currently closed.

Comments are closed.

Powered by AduNasib | | Designed by: video game | Thanks to seo services and seo service