Archive for the ‘Liga Jerman’ Category

Goetze Sindir Taktik “Parkir Bus” Chelsea

 

Gelandang Bayern Muenchen, Mario Goetze, mengaku masih kecewa timnya gagal melangkah ke final Liga Champions. Namun, ia tetap bangga terhadap Bayern yang menerapkan permainan menyerang tidak seperti Chelsea yang kerap menggunakan taktik bertahan saat menghadapi tim kuat.

Bayern gagal melangkah ke partai final setelah disingkirkan Real Madrid dengan agregat 0-5. Setelah pertandingan itu, pelatih Bayern Pep Guardiola pun mendapatkan kecaman karena dinilai ingin menerapkan taktik penguasaan bola yang dominan atau tiki-tika ala Barcelona di skuad Die Rotten.

“(Kekalahan dari Madrid) memang menyakitkan. Kami mengalami hari buruk pada legkedua (kalah 0-4). Tetapi, Anda seharusnya tidak lupa bagaimana kami bermain di Madrid ketika kami mendominasi permainan untuk waktu yang lama,” kata Goetze.

Guardiola: Jika Bayern Tak Menang, Saya dalam Bahaya

Pelatih Bayern Muenchen, Josep “Pep” Guardiola menilai timnya tidak bermain dengan baik belakangan ini, terutama pada leg kedua semifinal Liga Champions melawan Real Madrid. Pep mengaku tahu konsekuensi dari situasi itu.

Bermain sebagai juara Bundesliga, Bayern menyerah 0-4 (agregat 0-5) kepada Real Madrid pada leg kedua semifinal Liga Champions, di Allianz Arena, 29 April 2014. Menurut Pep, meski Bayern masih berpeluang menjuarai DFB Pokal, kegagalan di Liga Champions bisa membuatnya kehilangan pekerjaan.

Matthaus: Bayern Tak Bisa Main seperti Barca

Legenda Bayern Muenchen, Lothar Matthaus, mengkritik strategi yang diterapkan Pep Guardiola terhadap skuad Die Rotten. Ia menilai Guardiola terlalu memaksakan Bayern bermain seperti layaknya Barcelona.

Guardiola sempat membesut Barcelona pada 2008 hingga 2012. Di Camp Nou, Guardiola meraih sejumlah kesuksesan di Eropa dengan taktik penguasaan bola yang dominan atau biasa disebut tiki-taka.

Akan tetapi, Matthaus menilai taktik itu tidak cocok dengan filosofi permainan Bayern. Penilaiannya itu mengacu pada kegagalan Bayern di semifinal Liga Champions ketika disingkirkan Real Madrid dengan agregat 0-5.

“Anda tidak dapat membiarkan mereka memainkan gaya Catalan di sini. Anda tidak bisa mengharapkan Bayern bermain seperti Barca,” ujar Matthaus.

Powered by AduNasib | | Designed by: video game | Thanks to seo services and seo service