Terakhir Kali Gelar Balapan F1, Ini Sejarah Singkat Lomba Balap Jet Darat di Sirkuit Sepang Malaysia

Para penggemar ajang balap Formula One (F1) segera mengucapkan salam perpisahan kepada salah satu sirkuit penyelenggara balap jet darat prestisius itu. Ya, Sirkuit Internasional Sepang akan menjadi tuan rumah untuk terakhir kalinya pada Grand Prix (GP) 2017.
 
Gelaran GP Malaysia pada 29 September hingga Minggu (1/10/2017) pun akan menjadi panggung terakhir para pembalap andal dan tim hebat F1 dalam kunjungannya ke Negeri Jiran Malaysia. Berhentinya Malaysia dari kalender balap sendiri dikarenakan kurangnya animo penonton.
 
Meski begitu, Sirkuit Sepang tentunya tidak akan bisa dipisahkan dari sejarah penyelenggaraan balap jet darat itu. Pertama menggelar GP pada 1999, lintasan sepanjang 5,5 km itu menjadi salah satu sirkuit paling menantang bagi para driver jagoan.
 
Selama GP digelar di Sirkuit Sepang, tak ketinggalan banyak catatan emas yang terukir di sana. Mengaspal selama 56 lap, pembalap yang berhak mendapat gelar raja Sirkuit Sepang adalah Sebastian Vettel. Pembalap asal Jerman itu empat kali memenangi GP Malaysia, yakni pada 2010, 2011, 2013, dan 2015.
 
Sementara bagi tim yang tampil berkompetisi di F1, Scuderia Ferrari yang menjadi penakluk Sirkuit Sepang. Konstruktor yang bermarkas di Italia itu tujuh kali menjadi pemegang tampuk tertinggi podium GP Malaysia, yakni pada 1999, 2000, 2001, 2004, 2008, 2012, dan 2015.
 
Dalam GP Malaysia 2016 sendiri, Daniel Ricciardo jawaranya. Pembalap asuhan Red Bull TAG Heuer itu finis tercepat dan menjadi pemenang dengan catatan waktu 1 jam 37 menit 12,776 detik. Lap tercepat pada GP Malaysia 2016 sendiri dicatat oleh Nico Rosberg (Mercedes) dengan waktu 1 menit 36,424 detik. Namun, sepanjang sejarah di Sepang, lap record terhebat diraih Juan Pablo Montoya (Williams) dalam waktu 1 menit 34,223 detik pada 2004.
Both comments and pings are currently closed.

Comments are closed.

Powered by AduNasib | | Designed by: video game | Thanks to seo services and seo service