Waduh, Jerawat dalam Hidung Ternyata Bisa Picu Kematian!

z

APAKAH sedang bermasalah jerawat dalam hidung? Jika ya, ada baiknya jangan sepelekan kondisi tersebut! Menurut riset, jerawat di area itu sejatinya bisa sebabkan masalah serius, termasuk kematian. Kok bisa? Diungkapkan peneliti, jerawat dalam hidung bisa jadi gangguan kecil atau tanda sedang infeksi. Karenanya, penting bagi siapa pun untuk tahu cara mengatasinya agar jerawat tak menyebar dan makin memburuk.

Penyebab tersumbat Kulit manusia pada dasarnya ditutupi dengan banyak pori-pori. Biasanya disebut rumah folikel rambut. Pori-pori juga mengandung kelenjar penghasil minyak yang dikenal dengan sebaceous. Kelenjar tersebut akan menghasilkan sebum yang mampu menjaga kulit dan rambut jadi lembut. Terkadang, pori-pori bisa saja tersumbat dengan minyak atau sel kulit mati. Saat itu terjadi, jerawat pun akan muncul.

Bakteri sendiri kadang-kadang juga bisa merangsek ke dalam pori-pori, menyebabkan kemerahan, iritasi, bahkan peradangan yang akhirnya bikin jerawat makin sakit. Sementara itu, bakteri juga dapat memicu sejumlah infeksi, seperti vestibulitis hidung dan furunkel hidung.

 vestibulitis hidung juga dikenal sebagai folikulitis. Kondisi tersebut bisa akibatkan benjolan merah, biasanya pada bukaan lubang hidung. Bakteri Staphylococcus adalah penyebab umum dari masalah tersebut. Selain itu, kebiasaan mengupil atau membuang ingus terlalu sering juga berkontribusi terhadap folikulitis. Bagaimana dengan furunkel hidung? Dijelaskan ilmuwan, furunkel hidung adalah bisul atau infeksi dalam lubang hidung. Masalah ini dianggap lebih serius karena bisa menyebabkan selulitis.

Selulitis sendiri adalah infeksi kulit yang dapat menyebar dengan cepat ke aliran darah. Ia berpotensi memicu dimpling kulit, pembengkakan, hingga peradangan. Dalam beberapa kasus, selulitis dapat sebabkan kematian. Penyebab selulitis juga beraneka ragam. Bisa karena Staph, streptococcus, serta methicillin-resistant Staphylococcus aureus (MRSA). Dalam hal ini, infeksi MRSA adalah yang paling parah. Infeksi tersebut sulit diobati sebab tahan terhadap banyak antibiotik. Jerawat dalam hidung juga diklaim berbahaya karena pembuluh darah dalam hidung dapat sebabkan masalah di wilayah otak. Hal ini bisa saja terjadi saat furunkel yang terinfeksi di hidung menimbulkan gumpalan darah di dasar tengkorak.

Dari segi medis, kondisi ini disebut cavernous sinus. Beberapa gejalanya meliputi sakit kepala, kesulitan melihat, sering mengantuk, mata menonjol, penglihatan ganda, serta demam tinggi.

Both comments and pings are currently closed.

Comments are closed.

Powered by AduNasib | | Designed by: video game | Thanks to seo services and seo service